TIPS RUMAH TANGGA HARMONIS

Isdaryanto | 3.1.11 | 12 comments

Pasangan yang bahagia tahu bahwa hubungan nyata dimulai saat masa bulan madu usai. Kecuali Anda tetap memelihara taman cinta itu, keindahannya akan sirna dan mati. Karena itu peliharalah taman cinta Anda, niscaya Anda akan mendapatkan rumah tangga harmonis. Anda bisa mencoba beberapa saran di bawah ini :


1. Berangkat Tidur Bersama

Langkah itu memang terkesan sepele, bahkan mungkin luput dari perhatian Anda. Tapi menurut Dr Mark Goulston dalam buku The 6 Secrets of a Lasting Relationship, itu merupakan salah satu kunci kebahagiaan suami-isteri. Tentu itu mudah, tapi kadang Anda sulit melakukannya.

Goulston menyarankan Anda untuk selalu mengingat masa awal pernikahan. Kala itu, bukankah Anda tak sabar menunggu untuk berduaan di tempat tidur ?. Menurut dia, pasangan yang bahagia menolak berangkat tidur sendiri. Kalau pun nanti bangunnya tak bersama-sama, bukan masalah. Begitu pun saat bertengkar. Biasakan tetap berangkat tidur bersama-sama walau tak bicara. Usahakan untuk tetap bersenggolan tangan atau kaki. Dan hindarilah punggung-punggungan, karena itu akan menjauhkan Anda berdua.

2. Samakan Minat

Jangan mengecilkan arti aktivitas yang dapat Anda kerjakan bersama pasangan. Jika belum punya, menurut Goulston, pasangan yang bahagia biasanya mengusahakannya. Namun pada saat yang sama, tetaplah memelihara minat pribadi Anda. Dengan begitu Anda akan semakin menyukai pasangan Anda tanpa menjadi tergantung.

3. Jalan Bergandengan

Pasangan bahagia akan merasa nyaman jika berjalan sambil bergandengan tangan atau bersebelahan, ketimbang satu di depan, satu di belakang memandangi punggung. Rasanya memang aneh bagi yang tak biasa. Canggung memang, mungkin saja Anda malu untuk menunjukkan kemesraan di muka umum. Untuk itu tepis saja rasa malu, toh dia pasangan sah Anda. Cobalah !. Sekali mencoba pasti Anda akan keterusan. Dan rasakan sensasinya. Hati Anda berdua pun terasa makin lekat.

4. Cari Sisi Positif

Goulston menyarankan Anda untuk tidak mencari-cari kesalahan pasangan Anda. Pusatkan perhatian pada apa yang dilakukannya secara benar, bukan pada yang salah. Gampang memang bagi Anda untuk menemukan hal keliru yang dia lakukan. Anda pun sama juga selalu bisa menemukan hal benar. Jika dua-duanya mudah, mengapa Anda tak mencari hal yang benar. Karena itu akan membantu Anda membangun rumah tangga harmonis. Kata Goulston, pasangan bahagia lebih memilih sisi positif.

5. Saling Memaafkan

Itu juga bagian yang harus Anda perhatikan. Rumah tangga tanpa kepercayaan, sama saja dengan meniti petaka. Jadi, buatlah kepercayaan dan memaafkan sebagai pegangan baku dalam hubungan Anda. Kata Goulston, jika pasangan bahagia bertengkar atau berbeda pendapat dan tak bisa menyelesaikan, mereka akan mengutamakan rasa percaya dan memaafkan satu sama lain, bukan rasa tidak percaya dan tanpa ampun.

6. Saling Berpelukan

Saling berpelukan segera setelah bertemu sepulang kerja. Kulit kita, kata Dr. Goulston, memiliki memori tentang 'sentuhan baik' (cinta), 'sentuhan buruk' (pelecehan) dan 'tanpa sentuhan' (penolakan). Pasangan yang saat bertemu langsung berpelukan berarti memelihara ingatan kulitnya dengan 'sentuhan baik' dan memberi kehangatan.

7. Katakan Cinta

Jangan ragu untuk mengatakan cinta pada pasangan Anda. Ungkapkan saja, "Aku cinta padamu" atau bentuk perhatian lain, misalnya dengan mengatakan, "Baik-baik ya" pada pagi hari. Itu merupakan cara hebat untuk mendapatkan kesabaran dan toleransi menghadapi dunia luar yang tak teratur dan semrawut. Selain itu juga untuk meyakinkan pasangan bahwa Anda mencintai dia, juga wujud perhatian Anda.

8. Ucapkan Salam

Satu kata lagi yang kadang Anda lupa adalah salam menjelang tidur. Ucapkan "Selamat malam sayang" setiap malam menjelang tidur. Malah akan lebih berkesan jika ditambah dengan kecupan. Itu harus rutin Anda lakukan setiap malam, apa pun kondisi Anda. Tak peduli bagaimana perasaan Anda. Menurut Goulston, hal itu akan mengingatkan pasangan Anda bahwa betapa pun Anda sedang marah tetap ingin bersamanya. Artinya, apa yang Anda berdua miliki lebih penting ketimbang kemarahan satu hari itu.

9. Membaca Hati

Bacalah cuaca hati pasangan Anda setiap saat. Usahakan untuk berbicara dengannya di sela-sela kesibukan kerjanya, dengan demikian Anda bisa menyesuaikan diri dengan suasana hatinya setelah bertemu. Tentu saja itu untuk menghindari konflik yang mungkin bisa terjadi. Memang sakit hati, kejengkelan, dan kebutuhan-kebutuhan yang tak bisa Anda penuhi, adalah hal-hal yang tak dapat dihindarkan dalam setiap hubungan dekat. Bahkan sepulang dari berbulan madu, hal-hal yang terjadi dalam keseharian dapat memunculkan kejengkelan-kejengkelan.

10. Bangga bersama

Anda harus merasa bangga terlihat bersama pasangan Anda. Itu akan membahagiakan dia. Pasangan yang bahagia senang bisa bersama-sama. Menurut Goulston biasanya itu ditunjukkan dengan sentuhan tanda sayang di antara mereka. Misalnya gandengan tangan, rangkulan, pelukan, elusan. “Bukan mau pamer, tapi hanya ingin mengatakan bahwa mereka saling memiliki,” kata dia.

Category: , , , , ,

12 comments:

  1. Sekali mencoba pasti Anda akan keterusan
    :)

    ReplyDelete
  2. dicoba . . . . . . ,
    ;)

    ReplyDelete
  3. Indahnya berumah tangga bila di dasari sama2 cinta, ada rasa cemburu itu bumbu jangan marah hehehe
    Uhhhh romantis sangat aq kan coba nanti hmmmm

    ReplyDelete
  4. tambah lagi 1,

    hadirkan seorang anak ditengah tengah keharmonisan.

    ReplyDelete
  5. mmmmm, tidak lama lagi ke-10 langkah di atas sudah bisa ku terapkan :)

    ReplyDelete
  6. betul sahabat, kebahagian rumah tangga bukanlah materi malinkan keharmonisan dan itulah idaman bagi semua orang

    ReplyDelete
  7. wah trims banget info x...

    membantu banget...

    silahturahmi ke blog ane yuk...

    http://syeni-collection.blogspot.com/

    ReplyDelete
  8. Nice share
    Izin berbagi tips interior rumah ya.
    Kali ini tentang Tips Desain Interior Kamar Tidur Utama.
    Semoga bisa bermanfaat, terima kasih

    ReplyDelete
  9. Penyakit Hipertensi Bisa Menyerang Bayi Baru Lahir

    Penyakit Hipertensi Bisa Menyerang Bayi Baru Lahir, penyakit yang satu ini merupakan penyakit yang sering dianggap remeh oleh sebagian besar orang padahal memiliki resiko yang berbahaya

    ReplyDelete